Mengapa Anak Muda Suka Keroncong ?

Judul di atas sengaja bukan “Mengapa anak muda tidak suka keroncong ?” karena memang pada kenyataannya ada juga anak muda yang suka keroncong, bahkan tergila-gila. Berikut beberapa alasan mereka yang sempat muncul dalam diskusi yang digelar di milis keroncong@yahoogroups.com. Anda ingin terlibat ? Silahkan bergabung.

  Maya

Karyawati Swasta & Ibu Rumah Tangga.

 kalau Mas Adi tanya, apa yang membuat saya suka musik keroncong, mmmhhh…awalnya adalah hanya “kewajiban”. kewajiban saya sebagai seorang karyawan di salah satu universitas swasta di Bandung, yang punya grup keroncong asuhan Rektornya pada saat itu. berhubung saya dianggap bisa sedikit nyanyi, makanya saya “direkrut” untuk bantuin grup keroncong karyawan itu untuk ngisi acara Dies Natalis. Pelatihnya adalah Pak Tatang Muntari. padahal saya ga tau apa2 soal musik keroncong, cara nyanyinya pun ga tau!! sebulan kemudian, saya ketemu mas adi dan dihadang rame-rame, diajak untuk ikut gabung di grup band mereka. “band apa mas?” tanya saya.“band keroncong, dek!” jawab mas adi sambil senyum-senyum. dan kebetulan, Pak Tatang juga jadi pelatihnya. ya akhirnya saya gabung juga sama Mas Adi Cs. saat itu belum rasa cintaa terhadap Keroncong. tapi lama-lama, ketagihan jugaaaa !!!!!!!! apalagi setelah tau, dan tanya sana sini, ternyata dalam keluarga saya, terutama orangtua, kakek dan nenek saya, semua adalah penyanyi keroncong !!! alamaaaakk…..malu rasanya menjadi seorang keturunan yang sempat menolak mendengarkan musik keroncong. Mas Adi, rasa cinta saya sama keroncong sudah tak terbendung lagi lho….!! nyanyi keroncong bukan kewajiban lagi mas, tapi lebih kepada KERINDUAN dan rasa suka. heheheheh….kadang-kadang dengan pengetahuan yang terbatas pun, saya suka ngomong sama temen2 saya yang penyuka musik blues,  jazz dan reggae, bahwa musik keroncong itu eyangnya ke-3 jenis musik itu. (bener apa engganya aku juga ga tau! heheheheh…). Saya ngomong gitu, supaya mereka “dipaksa” ngeh. dan alhasil setelah saya ngomong gitu, mereka pengen dengerin MP3 keroncong yang wiwied pernah burned utk saya. walaupun ternyata aku salah soal ini, minimal mereka sempet denger keroncongnya kan??!!! hahahahahah….ini salah satu cara “maksa” mereka dengerin keroncong. karena usia 20an terlanjur punya :”mind set” bahwa keroncong itu membosankan , padahal belum pernah denger. 

nah begitulah mas dan mba, jawaban atas pertanyaan kenapa saya suka sama musik keroncong. saya tunggu KopDar nya ya…. kapan dong mas adi???!!

 Haris ShantanuAktifis Sosial Kemasyarakatan seneng aku…..banyak orang bercerita mengenai ketertarikan kepadamusik keroncong.memang segala sesuatu itu ada awalnya, sepeti jugamanusia, ada awalnya.Sejak kecil, saya suka keroncong, meski pas jaman SDdulu bersama kawan-kawan selau berteriak-teriakmenyanyikan lagu dangdut.dalam urusan musik, saya sebatas menjadi penikmatirama keroncong, bersama beberapa jenis irama musiklain.cuma, kalo membaca sejarah musik keroncong dalam eraperjuangan, kok musik ini mampu menjadi daya dorongbagi perlawanan melawan penjajahan. Seperti juga laguGenjer-Genjer yang ngelangut, tetapi kok sampedi-blacklist oleh pemerintah.kesimpulan yang saya tangkap, bahwa musik perlawanantidak serta merta berirama MARS ato rock, tetapisungguh, musik yang hening dan melenakan itu justrumasuk ke dalam jiwa dan menumbuhkan sesuatu.Tidak ada musik untuk meditasi yang berirama rock atowpop, tetapi suara alam.Pada titik ini, musik keroncong, dengankesederhanaannya memiliki potensi penyadaran yangsangat tinggi, tergantung bagaimana kita melihatnya.Mungkin, perlawanan paling radikal adalah DIAM atoHENING.Musik rock bisa jadi identik dengan perlawanan frontaldan physically, namun kurang bisa merasuk ke dalamjiwa paling dasar. Keroncong, bisa jadi identik denganpergulatan bathin yang menumbuhkan sikap danperlawanan yang hakiki.Namun demikian, dalam masa seperti ini, nampaknyakeheningan tidak mendapat ruang yang memadai. Hidupmenjadi sangat mekanistik, kehilangan ruh dan nilai. Anto,

Profesional Muda dan Musikus

 Salam kenal semua… Jarang posting tapi kali ini mau nimbrung. Keroncong menurut saya memang susah melepaskan dari bau ‘oldies’, walaupunsebenernya kan bisa juga dibawa ke arah musik yang ‘mature’ atau dewasa. Wooo…Ini kata ‘dewasa’ jangan dibawa kemana2 hehe… Seorang kenalan pernah beropini, katanya orang yg bisa menikamti musik keroncongyang pelan, lembut, mendayu, meliuk-liuk, adalah orang2 yang secara emosional(dan mungkin juga musikal) sudah matang. Tidak ‘grusa-grusu’ menghadapi dunia.Bahkan rekan tadi menambah opininya dengan penikmat musik keroncong umumnyatelah mencapai kedewasaan dan kemapan-an hidup. Waduh! Bener gak menurut rekan2? Biar nyambung dg topik, saya mengenal dan suka keroncong karena mendengar musikbrazillian. Asek, saya bilang mirip keroncong, lalu beli cd keroncong, eee..

Kecebur deh.

 Isaac Nugroho,

Karyawan Swasta

 Ikut nimbrung ah ….Salam kenal dari saya buat mas-mas dan mbak-mbak pendengar eh peserta milis ini.Sebagai cikal bakal mengapa senang keroncong sudah disinggung sedikit oleh Mbak Maya yaitu karena saat kecil mendengarkan keroncong terus berhubung ortu menjadi penguasa tape. Eniwei, yang membuat saya benar-benar terpikan dengan keroncong adalah semua pemain musiknya sibuk sendiri tetapi hasilnya tidak berantakan, tapi justru saling mendukung dengan karakternya masing-masing; biola bersama penyanyi membawakan lagu, cak yang berbalaspantun dengan cuk, bas betot yang dengan kalem mengawal celo yang dipetik, ditambah lagi gitar yang main sendiri: semuanya dimainkan dengan insting tetapi tidak saling mengganggu. Musik barat sepertinya sih tidak mengenal konsep ini.

Saya pribadi sih maunya mempelajari keroncong lebih mendalam. Mudah-mudahan ada side-effect-nya yaitu membuat orang juga tertarik.

  Andry,

Pengusaha Muda

 Waduh, kalo buat saya sih kayanya kenapa Keroncong ? Kayanya bisadimainkan dengan enak dan memberi kekayaan warna untuk musik-musiklain tanpa harus memaksakan, ya tidak terlepas bahwa ada pakem2 yangharus di ikuti tapi yang penting enak dulu aja lah. Sesudah itu baru

dipelajari lebih mendalam.

3 Komentar

Filed under Serba-serbi

3 responses to “Mengapa Anak Muda Suka Keroncong ?

  1. Ping-balik: profesional muda dan musikus « Harto Basuki

  2. Gesang 90 tahun

    Dirayakan dengan konser keroncong yang bukan keroncong… (lho!) Baca sendiri disini ya.. http://www.kompas.com/ver1/Hiburan/0709/10/012631.htm

  3. mcdoank

    RUN DOWN FESTIVAL KERONCONG 2009 SE JAWA
    di Kota Batu, Jawa timur

    FESTIVAL KERONCONG HARI PERTAMA, 1 AGUSTUS 2009
    JAM DESKRIPSI PANGGUNG
    10.00 – 10.30 Open Ceremony All Stage
    1 10.31 – 10.50 OK GEMA PARAMITA A
    2 10.51 – 11.10 OK IRAMA GURU B
    3 11.15 – 11.35 OK GITAR REMAJA A
    4 11.36 – 11.55 OK HAMKRI JATENG 1 B
    5 12.00 – 12.20 OK PAMORI 1 A
    6 12.21 – 12.40 OK BENERAMA B
    12.41 – 13.00 Break Siang
    7 13.01 – 13.20 OK CANDRA KIRANA A
    8 13.21 – 13.40 OK IRAMA SEGAR B
    9 13.45 – 14.05 OK PUSPITA NADA A
    10 14.06 – 14.25 OK LEMBAYUNG B
    11 14.30 – 14.50 OK PAMORI 2 A
    12 14.51 – 15.10 OK KUSUMA ABADI B
    13 15.15 – 15.35 OK PESONA A
    14 15.36 – 15.55 OK GESANG B
    15.56 – 16.10 Break Istirahat
    15 16.11 – 16.30 OK ABADI A
    16 16.31 – 16.50 OK GEMA IRAMA
    NUSANTARA B
    17 16.51 – 17.10 OK YUNIOR
    MAHARDHIKA A
    18 17.11 – 17.30 OK IRAMA NADA B
    17.36 – 18.00 Break Istirahat
    18.01 – 19.00 Home Band All Stage
    19 19.01 – 19.20 OK CITRA ABADI A
    20 19.21 – 19.40 OK IRAMA NADA B
    21 19.41 – 20.00 OK PUSPA KENCANA A
    22 20.01 – 20.20 OK FAMILY SEKSAMA B

    FESTIVAL KERONCONG HARI KEDUA, 2 AGUSTUS 2009
    JAM DESKRIPSI PANGGUNG
    10.00 – 10.30 Open Performance All Stage
    23 10.31 – 10.50 OK GITA PETIR A
    24 10.51 – 11.10 OK MELATI B
    25 11.15 – 11.35 OK ANEKA NADA A
    26 11.36 – 11.55 OK GEMA TERATAI B
    27 12.00 – 12.20 OK SAHABAT LAMA A
    28 12.21 – 12.40 OK GEMA KENCANA B
    12.41 – 13.00 Break Siang
    29 13.01 – 13.20 OK CENDRAWASIH B
    30 13.21 – 13.40 OK ISAKU IKI A
    31 13.45 – 14.05 OK ESHA KARSA
    NADA B
    32 14.06 – 14.25 OK MALANG UTARA A
    33 14.30 – 14.50 OK MITRA IRAMA B
    34 14.51 – 15.10 OK HAMKRI
    JATENG 2 A
    35 15.15 – 15.35 OK CANDRA BUMI B
    36 15.36 – 15.55 OK GENTRA SRI
    TANJUNG A
    15.56 – 16.10 Break Istirahat
    37 16.11 – 16.30 OK HAMKRI
    JATENG 3 A
    38 16.31 – 16.50 OK HAMKRI
    JATENG 4 B
    39 16.51 – 17.10 OK HAMKRI
    JATENG 5 A
    40 17.11 – 17.30 OK SS SIDOARJO B
    17.36 – 18.00 Break Istirahat
    18.01 – 19.00 Home Band All Stage
    19.01 – 19.20 Guest Star All Stage
    19.21 – 19.40 Pengumuman
    Pemenang All Stage

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s